Mencapai tidur yang berkualitas memerlukan persiapan lingkungan yang mendukung, sebuah konsep yang dikenal sebagai higiene tidur. Bagi penderita diabetes, menciptakan kamar tidur yang gelap, tenang, dan sejuk dapat membantu tubuh memasuki fase tidur dalam yang sangat dibutuhkan. Fase ini adalah saat di mana tubuh paling aktif melakukan regulasi metabolisme.
Beberapa langkah praktis meliputi pembatasan paparan cahaya biru dari layar ponsel sebelum tidur. Rutinitas relaksasi, seperti meditasi ringan, dapat membantu menenangkan sistem saraf pusat. Dengan menerapkan disiplin higiene tidur ini, penderita diabetes dapat meminimalisir risiko gangguan metabolisme yang disebabkan oleh stres fisik, serta memastikan bahwa setiap pagi dimulai dengan tubuh yang segar dan sistem energi yang stabil.
